Tampilkan postingan dengan label fiksi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label fiksi. Tampilkan semua postingan

Yang Tak Terucap

21.4.13



 “Zee?? Quinzee Anabela Putri??” Andro menepuk pundak Zee dengan ragu-ragu.

Zee pun terkejut, ada seseorang yang menepuk pundaknya saat dia tengah asyik memilih perlengkapan bayi disalah satu mall di Jogja. Zee tengah mengandung anak pertamanya. Zee pun terperangah saat dia menyadari bahwa yang menepuk pundaknya sepersekian detik yang lalu adalah Andro.

“Androo?? Andromeda Lucian Mochtar??”

Andro mengulurkan tangannya sambil melempar senyum saat melihat mulut Zee ternganga melihat kehadirannya yang tak disengaja. Senyum yang selama tujuh tahun selalu Zee nanti untuk bisa dia lihat lagi dengan mata indahnya. Senyum yang dulu pernah membuat hati dan air mata Zee meleleh bertahun-tahun. Air mata?? Iyaa..Andro menghilang entah kemana saat hati Zee yang begitu keras mulai luluh oleh senyum seorang Andro, hingga akhirnya Zee memutuskan untuk menerima lamaran seorang pria yang dijodohkan oleh orang tuanya.

“Kemana aja kamu, Ndoo??”
Blog contents © :: Sekotak Kisah Klasik :: 2010. Blogger Theme by Nymphont.